nusa-lembongan-part-2
Bali,  Sea & Beach,  Wisata Indonesia

Hari Terakhir di Nusa Lembongan dengan Menginap di Luxury Resort

Hari Terakhir di Nusa Lembongan dengan Menginap di Luxury Resort – Tidak terasa dan sedikit belum percaya jika besok adalah hari terakhir kami berlibur di Pulau yang sangat eksotis ini. Setelah melalui berbagai pengalaman seru berlibur ala turis di pulau ini akhirnya hari itu datang juga. Tapi kami mencoba menikmati sisa hari kami di pulau ini dengan tidak banyak mengeksplore tempat tempat lainna. Hanya bersantai di resort. Karena kebetulan malam terakhir kami akan menginap di resort Luxury, tepi pantai. Namun, kami mendapatkannya dengan harga murah dari situs Traveloka.

Setelah check out dari Homestay, kami melanjutkan perjalanan kami menuju resort tersebut. Kami masuk dari sebuah gang kecil, sempat tak percaya jika itu adalah resort keren sesuai dengan fotonya yang terpajang di web Traveloka. Tapi, setelah memasuki kawasan resort itu, barulah kami menyadari bahwa resort ini peacefull banget. Perfect place untuk capture sunset.

BACA JUGA : HARI TERAKHIR DI NUSA LEMBONGAN DENGAN MENGINAP DI LUXURY RESORT

Kami langsung menuju ruangan recepsionist untuk check in. Kami check in lebih awal yakni pukul 11 siang, yang harusnya di vouchernya jam check in adalah pukul 2 siang. Tapi untungnya recepsionistnya baik hati mengizikan kami untuk tetap bisa check in. Dan kami tidak menyangka kalau kamar yang kami pesan itu berada di lantai 2 dan punya teras luas. Kamarnya pun besar sekali. Harusnya bisa menampung tamu lebih dari 4 orang, tapi kamar itu hanya kami berdua yang tempati. Sungguh resort yang tepat untuk hanya menghabisakan waktu seharian di resort.

Resort ini bernama bungalow no 7 dan terletak di dekat pelabuhan Jungut Batu. Resort ini memiliki private pool di depannya dan tepat di pinggir pantai. Banyak wisatawan luar yang hobby surfing di resort ini. Kami melihat beberapa bule yang lagi menyiapkan papan surfingnya. Maklumlah, pulau ini terkenal juga dengan spot surfing terbaik selain untuk wisata diving/snorkeling.

hari-terakhir-di-nusa-lembongan-dengan-menginap-di-luxury-resort
Cozy Room of Bungalow No 7
resort-di-nusa-lembongan
Ethnic Bed Room
luxury-resort-di-nusa-lembongan
Large Terrace of Bungalow 7

 

private-pool-of-bungalow-7
Private Pool of Bungalow 7

BACA JUGA : NUSA LEMBONGAN PART 3 : IMPIAN MENGUNJUNGI LE PIRATE CLUB TERCAPAI

Sore harinya kami bersantai di restonya yang tepat di depan pantai. Menunggu perubahan warna langit menjadi jingga. Saya tidak menyangka bisa mewujudkan impian saya berlibur di pulau ini dan diberikan rezeki untuk bisa menginap di resort senyaman dan secozy ini. Kenyamanan ini semakin membuat saya tergerak untuk bisa bekerja sambil travelling dan membagikan pengalaman saya ke semua orang agar mendapat semangat yang sama untuk ikut menikmati keindahan alam Indonesia ini.

Sejauh mata memandang, kanan kiri hanya terdapat wisatawan luar yang mengunjungi pulau ini. Saya tidak tahu apakah tidak banyak orang yang tahu tempat ini? atau tidak banyak orang yang tertarik berlibur di pulau ini, entahlaah. Tapi saya menikmati pemandangan ini, hahaha. Secara saya doyan bule kawand. Dan berharap suatu hari bisa nikah sama bule, Amieen.

Setelah puas menikmati sunset, kami bergegas mandi dan berniat untuk makan malam di cafe yang terletak di samping resort ini. Cafe ini punya design interior yang sangat unik. Ini adalah cafe yang menjadi tempat saya buang air kecil saat pertama kali tiba di pulau ini. Pemiliknya bule yang menikah dengan warga lokal dan baik sekali. Ketika berkunjung ke Pulau ini, anda wajib memasukkannya ke list anda. Dan baiknya kunjungi saat malam hari, karena berada di pinggir laut saat suasananya malam hari sangatlah damai. Kebayang tidak bisa makan sambil dengerin deburan ombak. Seru looh.

nusa-lembongan-part-2
Ini Penampakannya saat Malam Hari

Kami menikmati malam yang panjang dengan ngobrol ngobrol di resto ini. Dan kami tidak sengaja mendapatkan tempat duduk yang sangat aneh karena modelnya seperti singgahsana raja. Posisi kami paling tinggi dibandingkan dengan meja lainnya. Sehingga kami merasa bak ratu dan raja, hahaha. Kami memesan makanan seafood yakni ikan tuna mentah dan roti (gaya bener kayak bule). Setelah kam coba, ternyata rasanya seperti ikan perangi (makanan khas Wakatobi yang terbuat dari campuran daging ikan mentah) yang menjadi makanan favorit kami dari kecil. Tapi tidak puas dengan menu itu, kami pun memesan pizza khas resto ini untuk mengenyangkan perut kami yang memang tidak akan kenyang hanya dengan makan roti.

Tempat Duduk Singgasana Raja
Tempat Duduk Singgasana Raja

BACA JUGA : NUSA LEMBONGAN PART 2 : BUKA PUASA DI DREAM BEACH DAN FOTO FOTO DI SANDY BAY BEACH CLUB

Setelah puas bersanda gurau dan menikmati malam terakhir kami, akhirnya kami pun kembali ke resort dan bergegas untuk tidur. Namun adikku masih asyik main socmed dan memutar lagu lagu barat andalannya agar bisa merasakan sensasi tidur seperti di luar negeri.

Keesokan harinya kami bergegas untuk check out dari resort. Kami sengaja mengambil keberangkatan paling pagi yakni jam 8 pagi karena tidak ingin tiba kesiangan di Bali. Maklumlah besoknya adalah lebaran, dimana malam harinya kami harus melakukan persiapan untuk idul fitri keesokan harinya. Pada saat kami menuju counter pembelian tiket dan juga sekalian mengembalikan motor rental yang lokasinya tidak jauh dari counter loket, kami melihat 3 bule yang kami temui saat ke pulau ini juga. Masa sih mereka juga balik di jam yang sama (jodoh pikirku,,haha). Dan ternyata dugaanku bener, pada saat speedboatnya datang mereka pun ikut turun dengan membawa tas mereka. Wah kita sekapal lagi? (teriakku dalam hati).

Kami naik lebih dulu, dan mereka mengikut di belakang. Saat mereka memilih kursi di depan kami, saya pura pura kaget karena kami sekapal lagi (hahah,modus). Saya pun kikuk, tidak tahu mau mulai pembicaraan dari mana. Akhirnya saya pun membuka pembicaraan dengan menanyakan gimana liburan mereka. Dan sedih sekali bule yang mirip Jamie Dornan terluka di tangan dan kakinya karena tergores karang saat surfing. Dia antusias memperlihatkan lukanya. Dan saya hanya meringis melihatnya (pasti sakit sekali pikirku).

Demikianlah perjalanan liburan saya di pulau ini.  Satu kata yang hanya bisa saya ungkapakan dari perjalanana kali ini. “Puas” karena baru kali ini saya benar benar menikmati liburan dengan tidak terlalu berambisi mengejar banyak spot wisata. Sedikit tapi berkualitas, dan juga bisa menikmati kedamaian menginap di Luxury resort tepi pantai dan tidak perlu jauh jauh untuk hunting sunset. Cukup dari resort kami saja.

Semoga informasi yang sedikit berisi cerita alay saya ini bisa membantu anda yang berniat untuk berlibur di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.