Liburan Ke Nusa Lembongan Part 1
Bali,  Sea & Beach,  Wisata Indonesia

Nusa Lembongan Part 1 : Bertemu dengan Bule Mirip Jamie Dornan

Nusa Lembongan Part 1 : Bertemu dengan Bule Mirip Jamie Dornan – Tulisan ini harusnya bisa saya update awal bulan Juli. Namun, karena rasa malas ditambah dengan kerjaan kantor yang menumpuk akhirnya baru dapat ilham untuk menulis postingan ini sekarang. Rasanya tidak ingin update lagi karena ceritanya sudah out of date. Tapi, lebih baik ditulis daripada tidak ada sharing pengalaman sama sekali bulan ini. Sekian prolog panjang yang tidak penting sebenarnya.

Saat itu saya sangat mengimpikan berlibur ke Nusa Lembongan. Banyak lihat updatean teman teman instagram yang hits tentang tempat ini ditambah lagi dengan browsing foto salah satu resort di Nusa Ceningan yang terkenal, apalagi kalau bukan Le Pirates Club. Akhirnya saya menjadikan foto resort ini sebagai wallpaper leptop saya. Hal ini sering saya lakukan jika saya sangat menginginkan sesuatu karena lebih besar kesempatannya untuk terwujud. Mungkin bisa anda coba, hehe.

Saat sedang asyik asyiknya memimpikan berlibur di pulau indah tersebut, gayungpun bersambut. Libur lebaran mulai dari tanggal 4 Juli hingga 11 Juli 2016, yang itu berarti saya punya libur panjang lebaran,,Yeiiyyee. Akhirnya saya pun menginfokan adik saya untuk lebaran di Bali saja karena kebetulan saya punya keluarga di Bali. Bagi yang belum tahu hubungan Bali dengan Nusa Lembongan apa, Nusa Lembongan bisa ditempuh hanya sekitar 30 menit dari Bali.

BACA JUGA : NUSA LEMBONGAN PART 2 : BUKA PUASA DI DREAM BEACH DAN FOTO FOTO DI SANDY BAY BEACH CLUB

Mulailah saya merancang perjalanan ini, mulai dari mencocokkan tanggal keberangkatan dan kepulangan agar bisa mendapatkan tiket murah. Dan ternyata saya harus mengajukkan cuti 1 hari untuk bisa mendapatkan tiket pergi dengan harga murah. Tak apalah pikirku. Setelah itu, saya juga hunting resort murah di Traveloka untuk penginapan kami selama liburan di Nusa Lembongan. Kali ini saya akan melakukan perjalanan dengan gaya Turis. Maklum selama ini saya selalu ngegembel, jadi bolehlah sekali kali nginep di resort mewah.

Setelah hunting sana sini mencocokkan dengan selera yakni harus dapat resort di tepi pantai, sunset point yang bagus, ada private poolnya, dan juga harganya masuk di kantong akhirnya pilihan pun jatuh pada Lembongan Made Inn dan Bungalow No 7. Saya booking 2 resort ini untuk waktu inap masing masing 1 malam dan lokasinya berdekatan dengan pelabuhan Jungut Batu, pelabuhan kedatangan dari Bali. Oya, saya merencanakan liburan di Nusa Lembongan selama 4 hari 3 malam.

Pada saat mengajukan cuti 1 hari sebelum waktu libur, saya merasa deg degan takut tidak diapprove oleh atasan saya. Maklum, saya baru 3 bulan lebih di kantor saya dan harusnya belum bisa ambil cuti dan kalaupun bisa sistemnya unpaid leave. Namun, diluar dugaan cuti saya diterima dan akhirnya berangkatlah saya ke Bali menggunakan maskapai AirAsia. Saya mengambil jam penerbangan malam yakni pukul 20.30 karena saya harus masuk setengah hari di kantor. Tapi tak apalah karena nanti adik saya yang akan jemput saya di Bandara Bali. FYI, adik saya sudah duluan terbang ke Bali. Saya tiba di Bali pukul 11 malam WITA dan langsung dijemput oleh adik saya. Di perjalanan saya bertemu dengan bule Jerman yang baru pertama kali ke Indonesia dan langsung Ke Bali dari Australia. Dia rencana ingin surfing di Bali.

BACA JUGA : HARI TERAKHIR DI NUSA LEMBONGAN DENGAN MENGINAP DI LUXURY RESORT

Liburan kami ke Nusa Lembongan masih dalam suasana Ramadhan. Alhasil kami harus pintar pintar menjaga stamina saat dalam perjalanan. Hari H pun tiba, setelah meminta izin pada keluarga untuk berlibur selama 4 hari di Nusa Lembongan, kami pun berangkat dengan menggunakan Gojek. Gojek benar benar kendaraan yang sangat membantu sekali, terima kasih kepada pendirinya. Kami berangkat dari Sunset Road ke Sanur dan hanya bermodalkan info dari blog blog di internet kami menginfokan tujuan kami ke tukang Gojek dan untungnya mereka bisa langsung mengenali tempat itu.

“Mbak mau ke Nusa Lembongan ya?” Tanya tukang Gojeknya

“Iya pak”. Jawabku seadanya karena saya harus hati hati dengan orang baru

“Kalau mau beli tiket dari teman saya saja mbak, kebetulan dia penjaga loket di sana” Gojeknya mulai menawarkan bantuan.

HmmmHm boleh juga ini, gumamku dalam hati. Dan akhirnya akupun menyetujui tawarannya. Dia langsung menurunkan kami di parkiran dekat tempat penjualan tiket. Namun, naas tiketnya sudah habis untuk keberangkatan pukul 1 siang itu. Akhirnya, saya punya menanyakan operator lain. Ternyata ada banyak operator speedboat yang beroperasi di pelabuhan itu, jadi anda tidak perlu khawatir kehabisan tiket. Dan setelah menanyakan tiket keberangkatan jam segitu, lagi lagi sudah full booked. Kemudian beranjak lagi ke operator lainnya, dan akhirnya kami mendapatkan tiket dengan harga masing masing 100 ribu. Untuk harga bule ternyata lebih mahal, untunglah kami hanya turis lokal. Kami harus menunggu 30 menit karena speedboatnya masih dalam perjalanan dari Nusa Lembongan.

Menunggu ditemani bule bule lainnya yang akan menjadi teman dalam perjalanan nanti tidak membuatku begitu bosan. Lumayan bisa puas memandangi bule bule yang kece abis, hehehe. Dan tiba tiba pandanganku tertuju pada satu bule yang sedang duduk di restorant tidak jauh dari ruang tunggu tempat pembelian karcis. Pandanganku terhenti dengan bule itu, bukan karena kegantengannya yang sudah sangat wajar untuk wajah bule, tapi karena wajahnya mirip sekali dengan aktor favoriteku yang sangat saya gila gilai.

Jamie Dornan, pekikku dalam hati dan saya langsung memberitahu adikku. Adikku sempat tidak percaya, tapi makin dilihat dia akhirnya ragu apakah itu bule biasa atau memang Jamie Dornan yang lagi liburan ke Indonesia. Saya ingin menghampirinya untuk meminta foto bareng. Saya ingin pamer kepada teman teman yang selalu menantang saya untuk bisa berfoto bareng Jamie Dornan. Namun, tiba tiba 2 temannya menghampirinya dan saya langsung mengurungkan niat untuk mendekati karena malu. Tapi, tampaknya saya selalu dihampiri keberuntungan karena ternyata mereka akan naik speedboat yang sama dengan kami. Senangnyaa,, pekikku dalam hati.

Speedboat kami pun bersandar di pelabuhan. Semua penumpang bergegas naik dan dengan antusias saya berlari menuju kapal. Saya sudah bisa membayangkan bisa satu kapal selama perjalanan dengannya. Dan pucuk dicinta ulampun tiba, saya mendapat tempat duduk persis di belakangnya dan duduk berdampingan dengan temannya. Jantung saya rasanya hampir mau copot, saya melihat sosok Jamie Dornan dari jarak yang sangat dekat. Saya memberanikan diri untuk menyapa temannya terlebih dulu dan menggunakan modus selfie bareng untuk bisa mendapatkan foto dengannya. Dan inilah selfie konyol saya.

BACA JUGA : NUSA LEMBONGAN PART 3 : IMPIAN MENGUNJUNGI LE PIRATE CLUB TERCAPAI

 

Liburan Ke Nusa Lembongan Part 1
Selfie bersama Jamie Dornan

 

Saya juga sempat mewawancarai temannya yang bernama Nathan yang ternyata adalah seorang fotografer handal. Dia sempat memamerkan berbagai koleksi jepretannya. Dia juga memamerkan alat tempurnya (kamera) dengan berbagai lensa panjang. Inilah wawancara konyol saya.

Sekian cerita saya, dan nantikan kelanjutannya ya. To be Continued..