Resort Le Pirate Club
Bali,  Sea & Beach,  Wisata Indonesia

Nusa Lembongan Part 3 : Impian Mengunjungi Le Pirate Club Tercapai

Nusa Lembongan Part 3 : Impian Mengunjungi Le Pirate Club Tercapai – Hari ini adalah hari ke 2 kami berlibur di Nusa Lembongan. Dan kami juga harus check out dari penginapan pertama kami dan berencana untuk mencari penginapan di Pulau Nusa Ceningan. Kenapa harus di Nusa Ceningan?? Karena saya ingin sekali untuk berkunjung lebih lama di resort yang terkenal di social media (aka : Instagram). Dan Resort itu bernama Le Pirates Club dan terletak di Nusa Ceningan. Sebelumnya kami tidak tahu kalau ternyata Nusa Ceningan itu cukup ditempuh menggunakan motor dan hanya beberapa menit dari Pulau Nusa Lembongan. Nusa Ceningan dan Lembongan disatukan oleh jembatan yang terkenal juga di social media sebagai Yellow Bridge. Jembatan ini lumayan panjang dan instagramable banget untuk dijadikan spot foto andalan. Kami pun menancapkan gas motor kami menuju Nusa Lembongan. Berbekal GPS (gunakan penduduk sekitar) untuk bertanya tanya alamat dan rute menuju Nusa Ceningan, sampailah kami di pulau ini. Yellow Bridge ternyata sangat kecil dan hanya bisa dilalui oleh satu motor. Jadi jika ada motor dari arah berlawanan, kita harus putar balik membiarkan motor tersebut lewat dulu baru giliran kita menyebrangi jembatannya.

BACA JUGA : HARI TERAKHIR DI NUSA LEMBONGAN DENGAN MENGINAP DI LUXURY RESORT

nusa-lembongan-part-3-impian-mengunjungi-le-pirates-tercapai
Yellow Bridge Nusa Ceningan

Nah, setelah melewati jembatan ini, kami pun mulai hunting homestay murah di Nusa Ceningan. Setelah tanya sana sini ternyata harga homestay di pulau ini sekitar 350 ribuan dan jumlahnya hanya sedikit. Harga tersebut setara dengann resort mewah di tepi pantai jika di Nusa Lembongan. Kami pun mengurungkan niat untuk menginap di pulau ini dan memutuskan untuk mencari penginapan di Nusa Lembongan. Mengingat jarak pulau ini tidaklah jauh dan Nusa Ceningan pun masih tergolong sepi jika malam hari. Sebelum kami kembali ke Nusa Lembongan untuk mencari penginapan, kami memanfaatkan waktu yang masih pukul 11 siang untuk mencari spot foto yang terkenal di Nusa Ceningan yakni Blue Lagoon.

awesome-view-of-blue-lagoon
Awesome View of Blue Lagoon

 

Siapa tahu bisa punya anak bule
Siapa tahu bisa punya anak bule

 

blue-lagoon-nusa-ceningan
Blue Lagoon Nusa Ceningan

BACA JUGA : NUSA LEMBONGAN PART 2 : BUKA PUASA DI DREAM BEACH DAN FOTO FOTO DI SANDY BAY BEACH CLUB

Dulunya tidak jauh dari Blue Lagoon terdapat spot terkenal untuk cliff jumping, Namun sayangnya tempat ini ditutup untuk alasan keamanan wisatawan. Bagaimana indah bukan? Karena cuaca semakin panas dan kami juga masih puasa, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Nusa Lembongan untuk mencari homestay. Dan di sepanjang perjalanan pulang kami disuguhkan dengan pemandangan indah ini.

by-the-sea-of-nusa-ceningan
By the sea of Nusa Ceningan

Banyak para wisatawan yang turun ke laut ini karena masih surut juga untuk hanya sekedar mengambil foto atau mencari kerang kerang laut. Di tiap sudut terlihat banyak bar bar dan resto di atas tebing batu dan bukit. Semua tempat rasanya ingin dikunjungi untuk sekedar mengabadikan momen dengan latar lukisan alam ini.

Setelah menyebarangi Yellow bridge kembali, akhirnya kami pun hunting homestay yang tidak jauh dari Nusa Ceningan. Hal ini karena kami ingin kembali mengeksplore Nusa Ceningan hingga malam. Jadi saat kembali ke penginapan masih aman di jalan. Maklumlah, jika tiba malam hari, penerangan di pulau ini tidaklah bagus. Syukurlah kami mendapatkan penginapan berupa homestay tapi dengan gaya khas Bali, bersih, AC, dan sepi pula. Benar benar tempat yang pas untuk menenangkan diri. Harga Homestay ini tadinya dipatok Rp.250,000 per malam. Namun, melalui proses tawar menawar akhirnya kami mendapatkan harga Rp.200,000 per malamnya. Cukup murah kan? Apalagi ternyata di homestay ini terdapat fasilitas free wifi. Jadilah kami autis kembali dengan dunia online dan mantengin social media sampai pukul 3 sore.

Setelah istirahat sejenak dan sholat Ashar, kamipun melanjutkan kembali perjalanan kami mengexplore Nusa Ceningan. Kali ini tujuan kami adalah resort yang menjadi alasan saya untuk berlibur ke Nusa Lembongan ini. Resort yang selalu menjadi wallpaper leptop saya agar imipian saya mengunjunginya bisa terwujud. Resort itu adalah Le Pirate Club yang sangat terkenal di dunia maya dan harganya pun tergolong mahal untuk kantong backpacker. Sehingga kami memutuskan untuk hanya akan santai santai saja di resort ini sambil ngabuburit menunggu buka puasa.

Sebelum menuju resort tersebut, kami masih penasaran dengan spot yang belum sempat kami kunjungi siang sebelumnya. Akhirnya, pucuk di cinta ulam pun tiba. Ada warga lokal yang juga akan menuju lokasi tersebut. Maklumlah, lokasinya masih sangat private dan bukan merupakan destinasi wisatawan pada umumnya. Alhasil hanya kamilah pengunjung tempat ini. Dan pemandangannya benar benar seperti tebing di Australia. Look it !!

awesome-cliff-rock
Awesome Cliff Rock
tempat wisata di Nusa Ceningan
Pose Pose ala Instagrammer
Wisata Laut di Nusa Ceningan
Beautiful Scenery
objek-wisata-di-nusa-ceningan
Pose alay

Nah, setelah puas berfoto foto di tempat ini. Kami melanjutkan explore resort resort unik lainnya di dekat lokasi ini. Pulau ini juga tak kalah dari Nusa Lembongan akan keindahan resortnya. Dan tentu harganya pun hanya cocok untuk orang berduit dan para bule bule tajir. Dan semua resort di pulau ini dilengkapi dengan resto dan kolam renang. Jadi, hanya dengan memesan 1 gelas minuman di restonya, anda sudah bisa menikmati beranang di private pool ala ala turis kaya. Hahaha,,

BACA JUGA : NUSA LEMBONGAN PART 1 : BERTEMU DENGAN BULE MIRIP JAMIE DORNAN

private-resort-di-nusa-ceningan
Private Pool di Nusa Ceningan

 

wisata-alam-di-nusa-ceningan
Resort tempat Kegiatan Ekstrem

 

resort-unik-di-nusa-ceningan
Resort unik di Nusa Ceningan

 

 

resto-di-nusa-ceningan
Resto di Nusa Ceningan

 

 

Private resort di Nusa Ceningan
Private resort di Nusa Ceningan

Setelah puas berkeliling beberapa resort, kami pun menuju tujuan utama kami yakni Le Pirates Club. Waktu pun menunjukkan pukul 5 sore WITA. Sebentar lagi waktunya berbuka puasa. Dan saatnya untuk ngabuburit di surga dunia sembari menunggu sunset. Di resto resort ini tidak banyak makanan Indonesia yang dijual, maka kami pun hanya memesan jus dan sup buah. Kami memutuskan untuk makan berat di homestay saja. Karena pemiliki homestay menjual makanan untuk para tamunya juga.

Di resort ini kami berkenalan dengan cewek asal Australia yang liburan sendirian. Kami pun sempat selfie bareng dan bercerita panjang lebar dari berbagai topik mulai dari pengalaman Travellingnya selama di Bali, kuliahnya, rencana masa depannya jika lulus kuliah, dan masalah hidup lainnya. Hahaha, kami pun cepat akrab dan bertukar instagram untuk saling memfollow. Dia juga sempat kaget ketika saya ceritakan bahwa kami sekarang sedang puasa untuk tidak makan dan minum selama 1 bulan lamanya. Dia bertanya, apakah kami kuat travelling seharian tanpa minum yang notabenenya dia akan minum tiap menitnya karena dehidrasi. Saya hanya menjawab bahwa kami mencuri curi tenaga dengan banyak beristirahat di homestay dan hanya keluar sore hari untuk menghemat energi.

Resort Le Pirate Club
Resort Le Pirate Club

 

Amazing resort Le Pirate Club
Amazing resort Le Pirate Club

 

sunset-di-resort-le-pirate-club
Ngabuburit bersama bule Aussie
Sunset di Le Pirate Club
Sunset di Le Pirate Club

 

perfect-sunset-di-nusa-ceningan
Perfect Sunset di Nusa Ceningan

Bagaimana? sekarang anda akan membuat bucket list dan menjadikan Nusa Ceningan masuk ke most wanted place yang akan anda kunjungi saat berwisata. Atau tertantang untuk menabung agar bisa bermalam di resort keren dan kece badai Le Pirate Club?? Tunggu cerita selanjutnya ya..

To Be Continued